Senin, 17 Desember 2018

Butuh berapa kalori dalam pendakian



Kegiatan pendakian


Apakah Anda mengetahui berapa kalori yang harus Anda konsumsi setiap harinya?
Tahukah Anda bahwa tubuh Anda tetap memerlukan kalori atau energi, walaupun Anda tidak melakukan aktivitas apapun?
Ini dinamakan dengan angka metabolisme basal (AMB) atau lebih dikenal dengan basal metabolic rate (BMR).

BMR atau basal metabolic rate adalah kebutuhan kalori yang tubuh Anda butuhkan untuk melakukan aktivitas basalnya.

Bagaimana cara menghitung BMR?

BMR tiap orang bergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan. Oleh karena itu, BMR tiap orang berbeda-beda. Untuk mengetahui BMR Anda, Anda bisa menghitungnya menggunakan rumus Harris-Benedict. Rumus BMR ini dibedakan antara pria dan wanita.

BMR Pria = 66 + (13,7 x berat badan) + (5x tinggi badan) – (6,8 x usia)

BMR Wanita = 655 + (9,6 x berat badan) + (1,8x tinggi badan) – (4,7 x usia)

Keterangan:

~Berat badan dalam kilogram (kg)

~Tinggi badan dalam sentimeter (cm)

Berikut ini merupakan faktor aktivitas fisik:

Sangat jarang olahraga, kalikan BMR dengan 1,2

Jarang olahraga (1-3 hari/ minggu), kalikan BMR dengan 1,375

Normal olahraga (3-5 hari/ minggu), kalikan BMR dengan 1,55

Sering olahraga (6-7 hari/ minggu), kalikan BMR dengan 1,725

Sangat sering olahraga (setiap hari bisa dua kali dalam sehari), kalikan BMR dengan 1,9

BMR hanyalah jumlah kalori minimal yang dibutuhkan tubuh Anda untuk bisa menggerakkan organ-organ vital. Namun setiap harinya, Anda perlu mengonsumsi makanan dan minuman dengan jumlah kalori lebih dari itu, karena Anda juga butuh energi untuk bergerak, berjalan, berpikir, dan sejumlah aktivitas fisik lain yang dilakukan sehari-harinya


Contoh menghitung BMR (LAKI LAKI)
66 + (13,7 × 63) + (5×173) - (6,8×33)
= 1.569,7


menghitung kalori yg dibutuhkan dalam aktifitas pendakian

1.569,7 x 1,9 = 2,982.43

So,, mulai sekarang jangan ragu membaca table nutrisi dalam makanan yang akan kalian bawa dalam pendakian..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak ada lagi istilah "...sumber air suu dekat kakak..."

Bicara leuweung (hutan) dalam konsep budaya masayarakat parahiyangan dikelompokan dalam 3 zona : Perampasan hak hutan  1. Leuweung Titipan ...